Vaksinasi meningitis adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi ketika Anda akan berangkat ibadah umroh. Bahkan, kini vaksinasi meningitis merupakan syarat mutlak bagi mereka yang akan melakukan perjalanan umroh, karena pemerintah Indonesia dan Arab Saudi mewajibkan proses vaksinasi ini.Mengapa vaksinasi meningitis begitu penting? Mari kita pelajari dahulu tentang penyakit meningitis, yang harus kita hindari supaya tidak terkena penyakit ini selama ibadah umroh.Baca Juga : Kacang Arab, Oleh-oleh Favorit Sepulang Umroh yang Kaya Manfaat
Sekilas Tentang Penyakit Meningitis
Secara singkat, meningitis merupakan penyakit peradangan pada selaput otak dan saraf tulang belakang, atau bisa disebut juga dengan meningen. Meningitis bisa menyerang siapa saja, bahkan pada bayi.Faktor yang umumnya memicu peradangan otak adalah karena adanya serangan virus, bakteri, jamur, parasit, dan juga karena adanya penurunan kekebalan tubuh (imunitas).Meningitis adalah penyakit berbahaya dan mematikan namun gejalanya sulit dikenali. Karena, penderita meningitis hanya memiliki gejala awal mirip flu, yakni demam dan sakit kepala.Oleh karena itu, penyakit ini harus dicegah dengan memberikan vaksinasi kepada jamaah yang ingin beribadah umroh supaya mereka terhindar dari penyakit meningitis.Baca Juga : Ini Dia Jenis-jenis Kurma yang Bisa Anda Beli untuk Oleh-oleh Haji dan Umroh
Urgensi Vaksinasi Meningitis
Jika ditanya penting atau tidak, maka boleh dibilang vaksinasi untuk mencegah meningitis ini sangat penting. Sebab, saat umroh, jamaah akan bertemu dengan ribuan jamaah lain dari seluruh penjuru dunia.Resiko untuk tertular penyakit pun semakin besar, karena kita tidak tahu kapan virus akan menyerang, atau kapan imunitas kita menjadi lemah. Perbedaan cuaca, suhu ekstrim, kelelahan fisik, makan tidak teratur, dan sebagainya biasanya memicu imunitas menurun.Maka, kita harus mau mengantisipasi agar tidak terserang penyakit meningitis dengan melakukan vaksinasi. Apalagi, sudah ada peraturan khusus baik dari pemerintah Indonesia dan Arab saudi bahwa bagi jamaah umroh, harus mengantongi bukti telah divaksinasi yakni berupa buku berwarna kuning.Baca Juga : Ini Dia 5 Destinasi Wisata Umroh yang Disukai Jamaah
Kapan Harus Vaksinasi?
Anda harus melakukan vaksinasi sekurang-kurangnya 14 hari sebelum berangkat umroh. Sebab, vaksin baru berfungsi secara optimal setelah dua minggu. Oleh karena itu, sebaiknya Anda atur jadwal vaksinasi agar saat tiba saatnya berangkat umroh Anda sudah siap.Syarat untuk mendapatkan vaksin meningitis adalah dengan melampirkan fotocopy paspor dan pas foto 4x6 sebanyak 1 lembar. Mudah, bukan? Anda bisa mendaftar suntik vaksin secara online juga, lho!Baca Juga : Siti Hajar: Ketaatannya Diabadikan Lewat Sa'i
Berapa Biaya untuk Vaksinasi?
Biaya yang dibutuhkan untuk vaksinasi meningitis adalah sebesar Rp305.000,- (harga ini bisa saja berubah). Anda bisa membayar di loket atau di atm dengan nomor rekening yang akan diberikan oleh KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan).Setelah melakukan suntik vaksin meningitis, Anda akan mendapat buku kuning meningitis dengan nama sesuai paspor sebagai tanda bukti. Kelak, buku ini bisa Anda lampirkan ke travel umroh yang Anda tunjuk sebagai persyaratan berangkat umroh.Baca Juga : Sekilas Sejarah Hijr Ismail yang Perlu Anda Ketahui
Kesimpulan
Cukup mudah bukan, mengurus vaksinasi meningitis? Sebagai sikap kehati-hatian, sebaiknya Anda betul-betul memperhatikan prosesnya. Jangan sampai membuat buku kuning palsu, yang malah akan merugikan Anda nantinya.Jika Anda travel umroh yang ingin memudahkan jamaah Anda bertransaksi paket umroh, Anda bisa menggunakan software yang secara khusus dirancang untuk biro travel umroh. Hanya dengan investasi kurang dari 500 ribu per bulan, Anda bisa mendapatkan software travel umroh terbaik.Hubungi kami untuk mengaktifkan paketnya!
Apakah Anda ingin mendapatkan informasi terbaru dan promo harga khusus dari kami? Jika iya, mohon informasikan email dan nomor handphone Anda pada kami