Jika Anda ingin beribadah umroh, Anda bisa memilih antara umroh menggunakan jasa travel yang umumnya digunakan jamaah umroh, atau menggunakan cara backpackeran, alias umroh mandiri.Bagi Anda yang memiliki jiwa petualang dan sudah banyak pengalaman travelling, umroh mandiri atau umroh backpacker menjadi alternatif yang menantang untuk dilakukan. Berbekal pengalaman yang sudah ada, ditambah dengan mempelajari tentang ibadah umroh, Anda bisa berangkat umroh mandiri kapan saja Anda mau.Tentunya, umroh mandiri jauh berbeda dengan umroh yang dihandle oleh sebuah travel umroh. Untuk mengetahui perbedaannya, mari kita kupas satu persatu.Baca Juga : 10 Hal yang Harus Anda Persiapkan Sebelum Berangkat Umroh
Perlengkapan Umroh
Jika Anda melakukan umroh dengan bantuan travel, maka pihak travel akan memberikan berbagai macam perlengkapan untuk ibadah umroh seperti koper, tas jinjing, seragam, pakaian ihram/mukena, id card, buku doa, dan sebagainya.Namun, jika Anda umroh mandiri, Anda harus menyiapkan semuanya sendiri. Biasanya perlengkapan yang disediakan travel umroh sifatnya penting untuk dibawa saat melaksanakan umroh. Jadi, pastikan Anda membelinya dan membawanya saat umroh, ya!
Pesawat dan Handling
Satu paket umroh biasanya sudah mencakup untuk tiket pesawat dan biaya handling, yakni mengurusi koper di bagasi pesawat. Travel umroh biasanya memesan tiket direct flight atau penerbangan langsung ke bandara King Abdul Aziz atau bandara Prince Muhammad bin Abdul Aziz, sehingga tidak repot berganti pesawat.Namun, jika Anda umroh mandiri dengan budget terbatas, maka Anda bisa memesan tiket-tiket promo yang biasanya adalah connecting flight atau penerbangan transit. Harga tiket penerbangan transit cenderung lebih murah, sehingga Anda bisa menekan biaya.Selain itu, Anda harus siap untuk handling bagasi Anda sendiri. Jangan sampai barang bawaan Anda ketinggalan atau hilang.Baca Juga : 5 Hal yang Bisa Anda Lakukan untuk Cepat Berangkat UmrohÂ
Hotel atau Penginapan
Hal lain yang sangat krusial adalah masalah hotel dan penginapan. Travel umroh biasanya memesan hotel yang dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Semakin dekat, tentu harga yang harus di bayar juga semakin mahal.Saat Anda memutuskan untuk umroh backpacker, Anda bisa memesan hotel atau penginapan yang jaraknya cukup jauh sehingga Anda bisa mendapat harga lebih miring. Kekurangannya, Anda harus membayar biaya transportasi dan juga kehilangan kesempatan untuk beribadah secara maksimal di kedua masjid tersebut.
Makanan
Katering biasnya sudah menjadi satu kesatuan yang ditangani oleh travel umroh. Anda tidak perlu pusing cari-cari makanan, mereka akan memberi jatah makanan yang telah dipesan dari jasa katering.Kalau Anda umroh backpacker, Anda bisa memilih untuk makan di mana saja. Resikonya, jika rasa makanan tak sesuai lidah, Anda yang menanggungnya sendiri.
Pembimbing Umroh
Kehadiran pembimbing umroh atau muthawwif dirasa cukup membantu jamaah umroh selama di tanah suci. Khususnya bagi yang meras kurang mampu memahami bahasa arab, bingung arah, bingung tata laksana umroh, tidak tahu sejarah tempat-tempat ibadah/wisata selama umroh, dan masalah-masalah lain yang bisa timbul saat di tanah suci.Oleh karena itu, travel umroh menyediakan seorang muthawwif pada sebuah kelompok jamaah umroh agar mereka bisa merasa aman dan nyaman dengan bimbingan dari muthawwif.Namun, jika Anda termasuk cukup percaya diri akan kemampuan berbahasa dan juga pengetahuan tentang umroh/tempat-tempat selama di tanah suci, Anda bisa melakukan umroh backpacker tanpa rasa khawatir. Jadi, Anda tidak perlu kehadiran muthawwif lagi.Baca Juga : 3 Tugas Utama Tour Leader Umroh yang Perlu Jamaah Ketahui
Manasik Umroh
Biasanya, travel mengadakan manasik umroh beberapa hari menjelang keberangkatan. Tujuannya, agar jamaah bisa memahami alur ibadah umroh, mengafal doa-doa atau bacaan saat umroh, latihan umroh, hingga petunjuk teknis lainnya.Umroh mandiri mensyaratkan Anda untuk melakukan manasik sendiri, sehingga Anda harus ekstra belajar untuk melaksanakan umroh dengan baik nantinya.
Keleluasaan Waktu
Dari sisi keleluasaan waktu, umroh backpacker memiliki keunggulan. Jika umroh dengan travel dibatasi hanya 9-15 hari di tanah suci, Anda yang umroh mandiri bisa melaksanakannya lebih lama, tergantung kemampuan dan biaya Anda selama melakukan umroh.Anda juga bisa lebih leluasa beribadah sunnah, karena tidak dibatasi waktu seperti saat mengikuti travel umroh dimana ada jadwal-jadwal seperti kapan harus kembali ke hotel, kapan harus makan, kapan harus ikut tour, dan sebagainya.
Kesimpulan Umroh Backpacker vs Travel
Ibadah umroh, baik menggunakan travel maupun mandiri semuanya baik. Jika Anda menyukai keteraturan, tidak mau repot mengurus semuanya sendiri, kurang ada pengalaman bepergian, dan ingin dibimbing seorang muthawwif, maka berumroh dengan travel umroh adalah pilihan utama.Namun, jika Anda adalah petualang yang sudah punya pengalaman bepergian, suka mencoba hal baru, ingin menghemat biaya, dan percaya diri dengan kemampuan Anda untuk berumroh mandiri, maka melakukan umroh backpacker adalah pilihan yang baik yang bisa Anda coba.Jadi, Anda pilih yang mana?
Apakah Anda ingin mendapatkan informasi terbaru dan promo harga khusus dari kami? Jika iya, mohon informasikan email dan nomor handphone Anda pada kami