10 Masalah Saat Umroh yang Jarang Dipikirkan oleh Jamaah

Ditulis pada 05 Januari 2020, 17:34:56

10 Masalah Saat umrah yang Jarang Dipikirkan oleh Jamaah - Sebagai jamaah umroh, terkadang persiapan umroh serta pelaksanaan ibadah umroh itu sendiri menjadi hal yang diutamakan sehingga jamaah kurang memikirkan masalah-masalah yang mungkin terjadi pada saat umrah.

Masalah ini, diharapkan tidak terjadi saat Anda melakukan ibadah haji kecil di tanah suci. akan tetapi, jika qadarullah terjadi, maka Anda bisa menyimpan artikel berikut ini supaya dapat mengatasi masalah dengan cepat sehingga Anda bisa melanjutkan ibadah umroh Anda.

masalah saat umroh

Apa saja masalah pada saat umrah yang harus Anda antisipasi, dan bagaimana solusinya? Mari kita simak artikel dari erahajj dibawah ini

Tersesat

Jika Anda menghadapi musibah tersesat sehingga Anda kehilangan langkah teman-teman Anda pada 1 rombongan, maka Anda perlu berupaya menghubungi pimpinan rombongan / teman satu kelompok Anda.

Persiapannya , simpan nomor kontak ketua kelompok / muthawwif, dan beberapa teman Anda. Jangan lupa untuk memberi kontak orang tersebut dengan nama yang mudah diingat. Biasanya, dalam kondisi bimbang, seseorang bisa panik dan kehilangan pikiran jernih mereka.

Anda dapat menyimpan nomor telepon di ponsel. Sebagai cadangan, tulis juga di buku kecil agar Anda dapat menghubungi teman Anda jika ponsel Anda tertinggal.

Kemudian, Anda perlu memberitahu mereka posisi Anda dengan tepat. Diusahakan untuk berada di tempat yang mudah dicari. Dengan petunjuk yang jelas, mereka akan bisa dengan mudah menemukan Anda.

Jika Anda tidak bisa mengontak orang lain karena tidak ada handphone atau nomor kontak, Anda bisa meminta bantuan petugas untuk mengurus\membantu Anda. Sebutkan identitas, dan siapa yang ingin Anda temui untuk memudahkan petugas mempertemukan Anda dengan kelompok.

Baca Juga : Ini Gambaran Kondisi di Masjidil Haram yang Perlu Jamaah Umroh Ketahui

Kehilangan Uang atau Barang

Masalah kehilangan uang atau barang mungkin tidak seberat tersesat, akan tetapi dampaknya mungkin bisa berkelanjutan. Apalagi Anda kehilangan uang yang lumayan besar.

Kehilangan uang dalam jumlah besar pada saat umroh, biasanya ditimbulkan oleh ketidaktahuan kita dalam cara membawa dan menyimpan uang selama umroh.

Cara untuk mengantisipasi agar tak kehilangan uang yaitu dengan membawa uang seperlunya saat berumroh. Bawalah uang tunai sekiranya cukup untuk dua hari, sisanya Anda bisa mengambilnya nanti di Makkah/Madinah melalui ATM.

Saat mengambil uang di ATM juga jangan terlalu banyak, dengan begitu Anda dapat lebih tenang beribadah tanpa khawatir kehilangan uang.

apabila naudzubillah Anda sudah kehilangan uang, maka penyelesaiannya adalah secepatnya lapor kepada ketua rombongan dan Anda akan dibantu untuk mengurusnya. apabila masih beruntung, Anda dapat menerima uang atau barang yang Anda miliki.

Baca Juga : Inilah Jumlah Uang Saku Ideal yang Harus Dibawa Jamaah saat Umroh

Kecelakaan

Ada kondisi force majeur alias situasi yang tidak bisa kita atur, seperti misalnya kecelakaan. Jamaah umrah dihimbau agar selalu berhati-hati dalam setiap kegiatan di tanah suci.

Namun, jika sudah berhati-hati namun jamaah mengalami kecelakaan seperti jatuh, terpeleset, terserempet/ tertabrak kendaraan, dan lain-lain, Anda dapat meminta bantuan pembimbing umrah Anda atau ketua kelomppok untuk membawa Anda ke pusat layanan kesehatan.

Jika terjadi luka yang lumayan serius, Anda biasanya akan dibawa ke rumah sakit sesuai dengan peraturan kesehatan yang ada.

Anda seharusnya menurut kepada petugas kesehatan untuk menjalani pengobatan, agar kondisi Anda membaik dan dapat segera meneruskan perjalanan umroh.

Sakit

Jamaah yang memiliki riwayat penyakit serius yang kemungkinan bisa kambuh, harus lebih jeli dalam mempersiapkan diri sebelum berumrah.

Selalu antisipasi dengan cara meningkatkan kesehatan sebelum umrah, dan membawa obat-obatan pribadi untuk persiapan di tanah suci. Hal ini mempermudah Anda agar dapat tertangani dengan cepat ketika penyakit Anda kambuh.

Namun, untuk kondisi sakit yang terjadi pada saat Anda didalam pesawat / saat sampai di tanah suci, Anda dapat memberitahukan kepada pembimbing akan keluhan yang Anda rasakan supaya bisa secepatnya ditangani.

Baca Juga : Inilah Urgensi Vaksinasi Meningitis Sebelum Berumroh

Belum Berniat Ihram Padahal Sudah Melewati Miqat

Hal yang sifatnya teknis ibadah umrah seperti rukun-rukun umrah, seharusnya Anda kuasai dengan cara mencari informasi terkait umrah jauh-jauh hari sebelum berangkat.

Ada situasi dimana jamaah lupa belum berniat umroh padahal ia dan rombongannya sudah melewati miqat. mungkin karena suatu hal ia tertinggal dari kelompok (biasanya pembimbing memandu jamaah untuk berniat saat di miqat).

Maka yang harus Anda lakukan adalah melapor kepada muthawwif, sehingga Anda bisa diantarkan lagi ke lokasi miqat untuk berniat umrah. Niat merupakan rukun terpenting, sebab tanpa niat ibadah umrah Anda tidak sah.

Keliru Tempat Saat Memulai Thawaf dan Sai

kadang kala jamaah yang kurang mengerti tatacara pelaksanaan rukun umrah, tidak mengerti bahwa ada lokasi tersendiri untuk memulai thawaf & sa'i. Sehingga mereka melakukan thawaf tidak dari hajar aswad, akan tetapi dari sembarang lokasi.

Ada juga yang melakukan sa'i dari bukit Marwah, karena tidak paham dimana letak mulai sa'i. Inilah pentingnya peran seorang muthawwif atau pembimbing umroh untuk menginfokan jamaah bagaimana menjalankan rukun umroh dengan benar, termasuk ketika memulai thawaf dan sa'i.

Setelah Thawaf Pulang Ke Hotel dan Membuka Kain Ihram

umrah dilaksanakan secara berurutan (rukun ke-5 umrah). Jika jamaah tidak mengerti, mereka bisa saja melakukan hal yang melanggar, namun merasa tidak melanggar.

contohnya saja selesai thawaf mereka merasa lelah, lalu kembali ke hotel dan melepas kain ihrom. Padahal, masih ada rukun umrah yaitu sa'i dan tahallul supaya umroh mereka sempurna.

Jamaah berpikir bahwa tidak mengapa istirahat dan melepas kain ihrom. Padahal ini tidak boleh dilakukan. tetapi, ada solusinya. Muthawwif dapat menginformasikan kepada jamaah untuk menggunakan kembali kain ihram mereka, lalu mereka dapat melaksanakan sai'i dan tahallul.

Adapun jamaah, tidak diharuskan membayar denda, sebab mereka saat melepas kain ihram tersebut dalam situasi tidak memahami hukumnya. Kecuali mereka tahu namun melanggar, maka wajib membayar dam.

Batal Wudhu Saat Thawaf atau Sai

Jika Anda batal saat thawaf, maka Anda bisa mengambil wudhu dan kembali melakukan thawaf, dengan mengulang di putaran yang Anda batal tersebut. contoh Anda batal di putaran ke-3, maka Anda tinggal menambah dari hitungan ke-3 dan seterusnya.

Hal ini disebabkan karena thawaf kedudukannya sama seperti shalat, sehingga jika Anda batal, Anda harus berwudhu, baru bisa melanjutkan thawaf.

beda dengan sa'i, yang tidak mensyaratkan jamaah untuk suci dari hadats. Sehingga Anda batal wudhunya, tidak perlu\harus mengambil wudhu lagi. Tempat untuk pelaksanaan sa'i juga berada di perbukitan, tidak di dalam masjid seperti thawaf.

Jamaah Wanita Mengalami Haid

Persoalan haid ini terkadang membuat bingung jamaah perempuan yang mengalaminya pada saat ibadah umroh. Jika Anda tiba di tanah suci, lalu mendapatkan haid, maka Anda tetap dapat melaksanakan rukun umrah dimulai dari ihrom sampai tahallul. Hanya saja, Anda harus menunda thawaf.

Sebab, thawaf mensyaratkan Anda untuk suci dari hadats kecil maupun besar. Sedangkan rukun yang lain tidak. Anda dapat menundanya hingga haid berhenti.

Namun, jika Anda sudah akan tertinggal rombongan yang akan bergerak ke tempat lain (misal ke madinah) maka Anda bisa pergi sementara waktu, dan kembali lagi ke Makkah untuk melakukan thawaf setelah kondisi Anda suci.

apabila sampai hari kepulangan Anda tidak ada tanda-tanda akan selesai haid, padahal tidak dapat safar lagi untuk umrah karena jauhnya tempat dan biaya, maka hilanglah kewajiban syarat sah thawaf yakni suci dari hadats besar.

Anda bisa masuk masjidil haram dan melakukan thawaf, dengan menggunakan pembalut yang aman sehingga tidak ada darah haid yang berceceran.

Wafat

Ini adalah kondisi yang belum pasti terjadi, namun,tetapi,akan tetapi pada umumnya dirindukan oleh sebagian besar orang pergi ke tanah suci. Sesuai dengan hadits Rasulullah SAW, dari Ibnu Umar Nabi SAQ bersabda:

Siapa yang bisa meninggal di Madinah, silahkan meninggal di Madinah. Karena aku akan memberikan syafaat kepada orang yang meninggal di Madinah.

 (HR. Turmudzi 3917, dishahihkan an-Nasai dalam Sunan al-Kubro (1/602) dan al-Albani )

Di riwayat lain terdapat hadits tentang saat umrah. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

Barangsiapa keluar untuk berhaji lalu meninggal dunia, maka dituliskan untuknya pahala haji higga hari kiamat. Barangsiapa keluar untuk umroh lalu wafat, maka ditulis untuknya pahala umroh hingga hari kiamat. Dan barangsiapa keluar untuk berjihad lalu mati maka ditulis untuknya pahala jihad hingga hari kiamat.”

HR Abu Ya’la dan dishahihkan Albani dalam Shahih At Targhib 1114

Maka, jika Anda termasuk orang yang wafat saat umroh, adalah hal yang menyenangkan. Jamaah yang pada saat umroh hendaknya dirawat jenazahnya seperti berikut:

  • Dimandikan menggunakan air bercampur daun bidara atau sabun
  • Dikafani dengan dua potong kain, atau diriwayat lainnya menggunakan kain ihromnya
  • Tidak diberi wewangian
  • Tidak ditutup kepala dan wajahnya
  • Mereka akan dibangkitkan hari kiamat dalam keadaan bertalbiyah

Hal ini sebab mereka akan dibangkitkan dihari kiamat seperti keadaan orang yang berihram, yaitu tidak memakai wangi-wangian, tidak ditutup wajahnya.

Itulah 10 masalah saat umrah yang bisa Erahajj bagikan untuk Anda. Semoga perjalanan Anda diberikan kelancaran sehingga Anda dapat pulang ke tanah air dalam keadaan mabrur.

Kategori : Seputar Umrah
Tags :
umroh Jamaah Umroh edukasi jamaah edukasi seputar umroh masalah saat umroh
Twit Terbaru
Facebook Erahajj
Tags :
aplikasi manajemen travel aplikasi manajemen wisata aplikasi travel aplikasi travel murah aplikasi travel terbaik aplikasi travel terlengkap aplikasi travel umrah aplikasi travel umroh aplikasi travel umrah terbaik aplikasi travel umroh terbaik aplikasi travel umrah terlengkap aplikasi travel umroh terlengkap aplikasi travel haji aplikasi umrah aplikasi umrah terbaik aplikasi umrah terlengkap aplikasi umroh aplikasi umroh terbaik aplikasi umroh terlengkap aplikasi umrah haji aplikasi umroh haji aplikasi halal tour aplikasi halal travel aplikasi pariwisata aplikasi booking online aplikasi reservasi online sistem manajemen travel sistem manajemen travel umrah sistem manajemen travel umroh sistem manajemen travel terbaik sistem manajemen travel terlengkap sistem booking online sistem reservasi online sistem travel umrah sistem travel umroh sistem manajemen umrah sistem manajemen umroh sistem manajemen wisata sistem manajemen umrah haji sistem manajemen umroh haji sistem manajemen informasi umrah haji sistem manajemen informasi umroh haji sistem informasi umrah haji sistem informasi manajemen umrah haji sistem informasi manajemen travel umrah sistem informasi manajemen travel umrah haji sistem informasi umroh haji sistem informasi manajemen umroh haji sistem informasi manajemen travel umroh sistem informasi manajemen travel umroh haji sistem informasi manajemen travel software manajemen travel software manajemen pariwisata software manajemen wisata software travel terbaik software travel terlengkap software travel haji software travel umrah software travel umroh software umrah software umroh software umrah terbaik software umroh terbaik software umroh terlengkap software pariwisata software halal tour software halal travel software booking online software reservasi online software umrah haji software umroh haji software travel umrah terbaik software travel umroh terbaik software travel umrah terlengkap software travel umroh terlengkap umroh Jamaah Umroh edukasi jamaah edukasi seputar umroh masalah saat umroh

aplikasi manajemen travel, aplikasi manajemen wisata, aplikasi travel, aplikasi travel murah, aplikasi travel terbaik, aplikasi travel terlengkap, aplikasi travel umrah, aplikasi travel umroh, aplikasi travel umrah terbaik, aplikasi travel umroh terbaik, aplikasi travel umrah terlengkap, aplikasi travel umroh terlengkap, aplikasi travel haji, aplikasi umrah, aplikasi umrah terbaik, aplikasi umrah terlengkap, aplikasi umroh, aplikasi umroh terbaik, aplikasi umroh terlengkap, aplikasi umrah haji, aplikasi umroh haji, aplikasi halal tour, aplikasi halal travel, aplikasi pariwisata, aplikasi booking online, aplikasi reservasi online, sistem manajemen travel, sistem manajemen travel umrah, sistem manajemen travel umroh, sistem manajemen travel terbaik, sistem manajemen travel terlengkap, sistem booking online, sistem reservasi online, sistem travel umrah, sistem travel umroh, sistem manajemen umrah, sistem manajemen umroh, sistem manajemen wisata, sistem manajemen umrah haji, sistem manajemen umroh haji, sistem manajemen informasi umrah haji, sistem manajemen informasi umroh haji, sistem informasi umrah haji, sistem informasi manajemen umrah haji, sistem informasi manajemen travel umrah, sistem informasi manajemen travel umrah haji, sistem informasi umroh haji, sistem informasi manajemen umroh haji, sistem informasi manajemen travel umroh, sistem informasi manajemen travel umroh haji, sistem informasi manajemen travel, software manajemen travel, software manajemen pariwisata, software manajemen wisata, software travel terbaik, software travel terlengkap, software travel haji, software travel umrah, software travel umroh, software umrah, software umroh, software umrah terbaik, software umroh terbaik, software umroh terlengkap, software pariwisata, software halal tour, software halal travel, software booking online, software reservasi online, software umrah haji, software umroh haji, software travel umrah terbaik, software travel umroh terbaik, software travel umrah terlengkap, software travel umroh terlengkap, umroh, Jamaah Umroh, edukasi jamaah, edukasi seputar umroh, masalah saat umroh

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami